Jumat, 09 Maret 2012

Hasil sistem ekskresi


Agar tubuh kita tetap sehat dan terbebas dari penyakit, maka kotoran dan zat-zat sisa dalam tubuh kita harus dibuang melalui alat-alat ekskresi. Sistem ekresi adalah proses pengeluaran zat-zat sisa hasil metabolisme yang sudah tidak digunakan lagi oleh tubuh. Sedangkan kebalikan dari sistem ini adalah sistem sekresi yaitu proses pengeluaran zat-zat yang berguna bagi tubuh. Alat-alat ekskresi manusia berupa ginjal, kulit, hati, paru-paru dan colon. Hasil sistem ekskresi dapat dibedakan menjadi :
1. Zat cair yaitu berupa keringat, urine dan cairan empedu.
2. at padat yaitu berupa feces.
3. Gas berupa CO2.
4. Uap air berupa H2O.

Detefikasi : proses pengeluaran sisa2 pencernaan dalam bentuk padat melalui anus.
Ekresi : proses pengeluaran sisa metabolisme yg tidak di perlukan oleh tubuh dikeluarkan dlm bntk gas & cair.
Sekresi : proses pengeluaran zat yg msh diperlukan tubuh oleh suatu kelenjar, misal hormon atau enzim.

STRUKTUR & FUNGSI ALAT-ALAT EKRESI

Paru-paru: selain organ respirasi, juga organ ekresi coz berfungsi mengeluarkan gas CO2 & H2O dlm bentuk uap air. CO2 dlm darah sebagian besar terlarut dalam bentuk ion bikarbonat (HCO3-), sedangkan sisanya terikat oleh Hb & larut dalam plasma darah.

Kulit : organ trluar tubuh yg berperan dlm mempertahankan suhu tubuh, melindungi jaringan di bawahnya, tempat sintensis vitamin D, sebagai alat indra, melindungi tubuh dr kuman, dehirasi, & radiadsi ultra violet. Sebagai organ sekresi: mengekresikan garam, dan senyawa organic. Kulit tersusun atas, lapisan epidermis, terdiri dari lapisan stratum korneum (klt terluar yg cepat mengelupas).Stratum lusidum (kulit mati, jernih tdk berinti berada di kulit tebal).stratum granulosum (lapisan pipih berisi granula mengandung keratohialin).stratum spinosum (lapisan sel2 berbetuk poliherdal, tersusun rapat, permkaan seperti duri). Stratum germinativum/Stratum basale (tersusun atas selapis sel kubus, aktif membelah &pembentuk lpsn baru) dalam sel ini terdapat sel2 melanosit yg menghasilkan enzim melanin, dan sel2 kertinosit menghasilkan enzim keratin. Pada lpsn dermis terdapat akar rmbut, kelenjar minyak(grandula sebacea) berfungsi untuk menghasilkan minyak & bakterisida yg dpt membunuh bktr di klt kpla, pmblh darah, ujung2 saraf, dan kelenjar keringat(grandula sudorifera)berfungsi untuk mengeluarkan kerngat sbg sisa metabolisme. Aktifitasnya diatur oleh hipotalamus & enzim brandikinin yg kerjanya diransang oleh perbhn suhu tbh.

Hati: keljr terbsar dlm tubuh,berda di bwh difragma & menempati sebagian rongga perut, diseliputi oleh jaringan ikat penguat disebut kapsula glison, terdapat jg pmblh darah arteri, vena, saluran empedu, mendpt pasokan dr arteri hepatica & vena porta hepatica. Hati trmsk organ ekresi karena menghasilkan cairan empedu yg merupakan cairan hsl perombakan sel2 darah merahyg sdh tua, cairan ini trsusun atas air, garam2 empedu, kolesterol, beberapa ion, dan zat warna empedu. Proses terbentuknya sel2 drh merah tua dirombak dlm hati disebut histiosit, hasilnya difagositosis, sementar Hb dicairkan jadi heme/hemin & globin. Dihati hemin akan diuraikan menjadi biliverdin & zat besi, biliverdin diubah menjadi bilirubin yg merupakan zat warna empedu(kehijauan), sebagian bilirubin terikat oleh albumin darh & diekresikan lngsng melalui ginjal, sebagian lg diekresikan oleh hati ke kantung empedu untk dialirkan menuju keusus halus yg teroksidasi mnjd urobilin(berwarna kuning kecoklatan), sebagian urobilin akan msk keperedarn darah, sisanya akan keluar bersama feses krn itu feses kita berwarna kuning kecoklatan. Sedangkan zat besi disimpan untuk digunakan ataupun dikeluarkan saat menstruasi, luka dll. Sementara itu, globin akan menjadi asam amino bebas.

Ginjal: organ ekresi utama manusia krn berfungsi dalam mengekresikan zat buangan, mengtur jumlh air dan plasma dlm tubuh, menjaga tekanan osmosik, mengatur pH plasma dan cairan tubuh. Ginjal disebut jg organ osmoregulator krn berperan utama dlm proses osmoregulasi (proses pengendalian komposisi cairan tubuh sehingga tubuh dapat menjalakan fungsi fisiologisme dgn optimal. Struktur ginjal : sepasang ginjal yg terletak diruas2 tulang belakang bagian pinggang, seperti kacang merah. Disetiap ginjal keluar saluran urine (ureter) bermuara kekantong kemih (vesika urinaria) saluran pelepasan urine disebut uretra. Disetiap ginjal terdapat sekitar 1,25 juta nefron (unit structural & fungsional terkecil pd ginjal. Setiap nefron terdiri atas sebuah badan malpighi(tersusun atas kumpulan pembuluh darah kapiler(glomelurus) & kapsul bowman) dan tubulus(terbagi menjadi 3 bagian: tubulus kontortus proksimal,lengkung henle & tubulus kontortus distal). Setiap nefron bermuar ke tubulus kolektivus yg terdapat dlm lpsn ginjal/medula dinamakan pelvis renalis.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar