Sabtu, 21 Juli 2012

Gejala alam abiotik

Gejala alam abiotik merupakan gejala-gejala yang dimiliki oleh obyek yang tidak mempunyai sifat hidup, sehingga tidak dapat dikatakan sebagai makhluk hidup ataupun organisme. Dengan kata lain, gejala alam yang abiotik adalah gejala yang berhubungan dengan objek/benda tak hidup. Komponen abiotik merupakan ekosistem keadaan fisik maupun kimia yang menyertai kehidupan organisme sebagai tempat dan subtrat kehidupan. Komponen abiotik terdiri dari segala sesuatu yang tidak hidup serta secara langsung memiliki keterkaitan dengan keberadaan organisme. Yang termasuk kedalam komponen abiotik adalah sebagai berikut: 1. Tanah 2. Air 3. Udara 4. Topografi 5. Iklim Dalam komponen abiotik juga tidak lepas dari Gejala alam abiotik seperti halnya Air, Oksigen (Udara), Tanah. Hal ini dikarenakan Air adalah salah satu faktor yang terpenting untuk kehidupan (makhluk hidup) khususnya ikan (baik yang ada dalam akuarium ataupun di tempat lain) yang mana sudah kita ketahui bersama bahwa air adalah habitat ikan. Disamping itu, ikan juga memerlukan oksigen sebagai pernapasannya. Oleh sebab itu, dalam akuarium perlu dipasang aerator yang berfungsi untuk membantu proses sirkulasi oksigen dalam air. Aerator ini sangat dibutuhkan oleh ikan dalam akuarium dimana aerator dapat membantu memenuhi kebutuhan oksigen dalam air yang ada di akuarium. Habitat ikan tentu tidaklah sama dengan semut, jika ikan habitatnya didalam air maka semut memiliki habitat sendiri yaitu tanah. Namun, tidak semua jenis tanah dapat digunakan semut untuk tempat tinggalnya terutama semut hitam. Setiap semut mempunyai tempat hidup khusus dan berbeda-beda sesuai dengan ciri serta syarat-syarat tertentu yang dibutuhkan oleh semut. Dari penjelasan diatas dapat kita ketahui bahwa Oksigen, air dan tanah adalah komponen abiotik yang sangat dibutuhkan oleh ikan dan semut termasuk juga manusia serta seluruh makhluk hidup. Oksigen ternyata juga dapat dihasilkan oleh tanaman hidrilla (Hyrdilla). Hydrilla (Esthwaite rumput air atau Hydrilla / Hidrilla) merupakan tanaman air genus yang dapat menghasilkan Oksigen. Tanaman ini tumbuh pesat di bawah air yang dapat ditanam dalam air dari beberapa sentimeter sampai 20 meter. Oksigen, tanah dan air dalam keterangan diatas adalah suatu gejala alam yang bisa berupa gejala kebendaan yang tidak tampak struktur/bentuk masing-masing, hal ini juga termasuk gejala peristiwa berupa aktivitas (kejadian) yang bisa diamati. Meskipun hal tersebut termasuk gejala alam, namun air, oksigen dan tanah tidaklah memiliki ciri-ciri kehidupan seperti yang dimiliki oleh hewan, tumbuhan ataupun manusia. Sehingga kitak tidak dapat menyebut ketiga hal tersebut sebagai makhluk hidup. Hal inilah yang disebut dengan gejala alam abiotik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar